
Di Indonesia, indikator status kesehatan seperti Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih cukup tinggi. Demikian pula Kota Probolinggo masih menghadapi permasalahan tingginya AKI dan AKB.
Sorak sorai penuh semangat menggema di Stadion GOR A. Yani Kota Probolinggo. Turnamen Bola Voli Antar Kelurahan PKK tahun 2025 resmi mencapai puncaknya dengan pertandingan final yang berlangsung meriah pada Minggu (20/4) siang. Ratusan pendukung dari berbagai kelurahan memadati tribun dengan yel-yel unik, kostum kreatif, hingga atribut dukungan yang membuat suasana tak kalah seru dari kompetisi professional di lapangan.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin membuka turnamen bola voli putri PKK Cup Kota Probolinggo Tahun 2025, Sabtu (19/4) pagi. Rencananya turnamen ini akan berlangsung mulai 19 hingga 20 April 2025 di GOR A.Yani Kota Probolinggo.
Komitmen mewujudkan Kota Probolinggo sebagai Kota Inklusif terus digaungkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani. Hal ini disampaikan saat ia hadir dalam pelatihan Perspektif GEDSI (Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial) yang diikuti Forum Sahabat Disabilitas se-Kota Probolinggo, bertempat di Aula Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran, Kamis (17/4).
Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr Evariani menjumpai dua pembalap bersaudara asal Kota Probolinggo, Rabu pagi (9/4). Ia berbincang dengan Hafizd Fahril Rasyadan (17) yang akrab dipanggil Rasya dan Muhammad Nabil Zahsena (14) alias Nabil di rumahnya Jalan Cokroaminoto, Kebonsari Kulon.
Kamis (27/3), tepat pukul 08.00 WIB, Giat Sinkronisasi dan Sosialisasi Program Kerja Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo tahun 2025 dimulai. “Alhamdulillah puji syukur yang saya dapatkan bahwa nilai tertinggi komitmen Pak Camat ini tepat waktu. Ini yang kita butuhkan pada suatu perubahan karena perubahan itu tidak bisa dilaksanakan sebelum dimulai dari diri kita sendiri,” pujinya mengawali sambutannya.