
Suasana semarak dan penuh keceriaan memenuhi halaman SDN Kademangan 1. Saat ratusan siswa berkumpul dalam perayaan Hari Anak Nasional 2025, yang jatuh setiap 23 Juli, dikemas dengan tema edukatif dan menggugah selera Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).
Sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan dasar kesehatan masyarakat di Kota Probolinggo khususnya di Kecamatan Mayangan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Probolinggo menggelar kegiatan Sosialisasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada Rabu (23/7), di Pendopo Kecamatan Mayangan.
Senin pagi (21/7), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Cerita Bergambar Tahap II. Kegiatan ini diikuti sekitar 60 guru PAUD se-Kota Probolinggo, sebagai bentuk nyata penguatan implementasi PAUD holistik integratif.
Ratusan kader posyandu dan kader TP PKK kelurahan Se-Kecamatan Kademangan memenuhi Pendapa Kecamatan Kademangan, Senin (21/7) pagi. Mereka mengikuti sosialisasi bertajuk “Transformasi Posyandu Berbasis Standar Pelayanan Minimal (SPM)”. Kegiatan ini menjadi langkah memperkuat peran kader dalam mewujudkan posyandu yang adaptif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam rangka memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Probolinggo, Tim Penggerak PKK setempat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Capacity Building Kelembagaan selama dua hari, 19–20 Juli 2025 di Kota Batu.
Kader Posyandu se-Kecamatan Kanigaran mengikuti pelatihan penerapan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada Posyandu, Senin (14/7) pagi. Enam bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (trantibum linmas). Kegiatan yang digelar di Pendopo Kecamatan Kanigaran ini dibuka oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin.