
Membangun ekosistem pelayanan publik yang inklusif serta ramah terhadap kelompok rentan merupakan tugas dan kewajiban setiap pemangku pejabat publik. Hal itu disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo dr. Evariani dalam mendukung Program Kota Inklusif sebagai upaya pemerintah mewujudkan kebijakan inklusif dan berkeadilan. Dengan menggagas kegiatan yang bertajuk "Pengarusutamaan Isu Difabel" yang diselenggarakan di Bale Hinggil, Sabtu (17/05) siang.
Kelompok Masyarakat (Pokmas) Rengganis Kelurahan Kebonsari Kulon Kecamatan Kanigaran menggelar pelatihan dasar olahan makanan dan minuman bagi penyandang disabilitas di Ombass café and resto, Kamis (15/5) pagi.
Gelak tawa, aroma petis, dan suasana penuh semangat mewarnai hari kedua Ladies Program dalam rangkaian Munas VII APEKSI 2025 di Kota Surabaya. Salah satu momen paling seru datang dari Festival Rujak Cingur yang digelar di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, Jumat (9/5). Tak ketinggalan, dr. Evariani Aminuddin, istri Wali Kota Probolinggo, turut ambil bagian dalam ajang nguleg bareng yang kental dengan rasa kebersamaan antardaerah.
Di tengah gemerlap Kota Surabaya yang tak pernah tidur, sinar elegansi dan semangat persatuan terpancar dari Ballroom Hotel Sheraton, Kamis pagi (8/5). Munas VII APEKSI tak hanya menjadi forum bagi para pemimpin kota, namun juga panggung megah bagi para wanita tangguh yang menjadi kekuatan di balik layar pemerintahan. Salah satunya, Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin.
Hari ini, Rabu (7/5), Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin, kembali membuka giat Pembinaan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) Tahun 2025, Peningkatan Kapasitas Anggota PKK RT/RW 3 dan RT/RW 4 di Lingkungan Kelurahan Mayangan. Kegiatan berlangsung di Aula Pertemuan Kantor Kelurahan Mayangan.
Kader Posyandu didorong sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan yang sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM), guna meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat setempat. Posyandu diharapkan menerapkan 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yakni, pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat dan sosial. Hal ini yang disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin saat berkunjun