
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin bersama pengurus PKK ikut gowes menuju lokasi Festival Gir Sereng Pantai Permata Pilang, Minggu (2/8) pagi. Rombongan memulai perjalanan dari Rumah Dinas Wali Kota Probolinggo.
KADEMANGAN - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin bersama pengurus PKK ikut gowes menuju lokasi Festival Gir Sereng Pantai Permata Pilang, Minggu (2/8) pagi. Rombongan memulai perjalanan dari Rumah Dinas Wali Kota Probolinggo.
Rute gowes yang
ditempuh sejauh kurang lebih 3,5 kilometer dimulai dari Jalan Panglima Sudirman
menuju barat melalui Jalan Soekarno-Hatta, kemudian berbelok ke kanan melewati
Jalur Lingkar Utara (JLU) Jalan Anggrek hingga finis di kawasan Pantai Permata
Pilang.
Sesampainya di
lokasi, rombongan disambut semarak Festival Gir Sereng yang digelar masyarakat
Kelurahan Pilang. Festival tersebut menghadirkan Pasar Konah yang berarti
"kuno", menampilkan beragam jajanan pasar tradisional serta berbagai
produk khas warga setempat.
Istri Wali Kota
Probolinggo, dr. Aminuddin itu mengatakan kehadirannya bersama jajaran TP PKK
merupakan bentuk partisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan kemasyarakatan
bertajuk Gir Sereng. Menurutnya, rombongan sengaja bersepeda menuju lokasi
sebagai upaya mempromosikan gaya hidup sehat sekaligus mengajak masyarakat
memanfaatkan ruang publik untuk rekreasi keluarga.
"Kegiatan ini
merupakan bentuk dukungan kami terhadap kegiatan masyarakat. Selain
mengampanyekan pola hidup sehat melalui olahraga, kami juga berharap festival
seperti ini dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi bagi pelaku UMKM serta
menjadi ruang berkumpul yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Evariani.
Setelah tiba di
area festival, dr. Evariani berkeliling mengunjungi satu per satu stan UMKM. Di
stan RT 02 RW 01, ia membeli sarapan tahu mi lontong petis. Ia juga ikut
menyaksikan proses penyajian makanan tersebut sambil mengingatkan pentingnya
menjaga kebersihan dalam mengolah makanan.
Pedagang tahu
lontong mi, Sunarsih mengaku senang atas ramainya pengunjung yang datang ke
festival. "Senang sekali, bahagia. Ada pemasukan untuk tambah-tambah,
memanfaatkan peluang ekonomi di tingkat rukun tetangga," tuturnya.
Suasana keakraban
semakin terasa ketika Dokter Eva-panggilan akrabnya turut bergabung menikmati
hidangan bersama sebuah keluarga yang menyantap makanan secara lesehan di area
festival. Tak hanya berbelanja, ia juga menyempatkan diri mengabadikan momen di
sejumlah spot foto.
Festival Gir
Sereng tidak hanya menyajikan kuliner tradisional. Panitia juga menyediakan
berbagai wahana permainan anak seperti rumah balon dan mewarnai gabus. Di
kawasan timur Pantai Permata Pilang yang memiliki area sekitar 25 hingga 40
hektare, sejumlah pedagang kaki lima turut meramaikan suasana dengan menjajakan
aneka jajanan, mulai dari cilok, sosis bakar, tempura, telur gulung hingga
aneka minuman susu.
Pagi itu, Dokter
Eva naik ke atas panggung untuk mengikuti senam poco-poco bersama masyarakat.
Diiringi lagu "Pica-Pica" dan "Tabola Bale", ia tampak
berbaur dengan peserta lain. Antusiasme pengunjung pun terlihat saat mereka
ikut berjoget dan mengikuti gerakan senam dari depan panggung. (dy/fa)