TP PKK Kota Probolinggo Raih Juara 1 Fashion Show Profesi di Jambore PKK Jatim

Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin bersama perwakilan anggotanya hadir dalam Jambore Kader PKK Provinsi Jawa Timur 2026. Acara ini juga dirangkai dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Kota Malang, Senin (26/10). TP PKK Kota Probolinggo berhasil meraih juara 1 lomba fashion show profesi dari 38 delegasi yang berpartisipasi.

Malang – Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin bersama perwakilan anggotanya hadir dalam Jambore Kader PKK Provinsi Jawa Timur 2026. Acara ini juga dirangkai dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Kota Malang, Senin (26/10). TP PKK Kota Probolinggo berhasil meraih juara 1 lomba fashion show profesi dari 38 delegasi yang berpartisipasi.

Dalam jambore tersebut, TP PKK Kota Probolinggo mengikuti dua kategori lomba, yakni merangkai hampers oleh-oleh khas dan fashion show profesi. Kedua lomba ini menjadi ruang bagi para kader untuk menampilkan kreativitas, potensi, serta keunikan daerah dan profesi masing-masing dalam suasana kebersamaan yang inspiratif.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang mengapresiasi dedikasi kader PKK dalam mendampingi keluarga, mulai dari penguatan ketahanan pangan, percepatan penurunan stunting, hingga pendampingan anak. Khofifah menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk memperkuat ketahanan keluarga dan membangun generasi penerus yang berkualitas, berkarakter, serta berintegritas.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak menekankan bahwa kekuatan PKK tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan, tetapi dari kebersamaan, keselarasan tujuan, dan langkah nyata seluruh kader. Jambore diharapkan menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, mengembangkan kapasitas, serta menumbuhkan semangat pengabdian dan kreativitas kader.

Bagi Eva – panggilan Ketua TP PKK Kota Probolinggo, jambore bukan sekadar ajang perlombaan dan unjuk kreativitas, melainkan ruang silaturahmi, berbagi inspirasi, serta memperkuat solidaritas antarkader. Penampilannya dalam fashion show profesi sebagai seorang dokter membawa pesan bahwa profesi bukan hanya tentang pekerjaan, tetapi juga panggilan kemanusiaan untuk melayani, merawat, dan memberikan manfaat bagi sesama.

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi kebahagiaan dan rasa syukur yang luar biasa. Namun, lebih dari sebuah kemenangan, saya memaknainya sebagai apresiasi terhadap keberanian untuk tampil, kreativitas untuk berkarya, dan semangat untuk terus memberikan yang terbaik,” ungkapnya.

Menurut Eva, semangat pengabdian seorang dokter juga sejalan dengan gerakan PKK dalam memberdayakan keluarga, memberikan edukasi kesehatan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia meyakini kekuatan PKK tidak hanya terletak pada banyaknya program yang dijalankan, tetapi juga pada kekompakan kader, ketulusan pengabdian, serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

“Setiap profesi memiliki kemuliaannya masing-masing ketika dijalankan dengan ketulusan dan tanggung jawab. Saya berharap semangat HKG PKK ke-54 tidak berhenti setelah jambore berakhir, tetapi menjadi energi baru untuk menghadirkan program yang semakin kreatif, inovatif, dan berdampak. Sebab, setiap kader memiliki peran penting dan setiap langkah kecil yang dilakukan dengan tulus dapat menghadirkan perubahan besar,” pungkasnya. (yul/fa)


LINK TERKAIT